Latihan Memaafkan
MAAF, empat huruf yang mudah diucapkan,tp sulit diterapkan. Sesungguhnya kalau bisa menerapkan, dampaknya sungguh luarrrr biasa. Secara psikis, minta maaf dan memaafkan yang dilandasi dengan hati tulus ikhlas akan membuahkan kebersihan dan ketenangan jiwa. Sedangkan secara medis, akan berdampak pada meningkatnya daya tahan tubuh sehingga tubuhpun siap menangkal berbagai penyakit yang mungkin datang.
Berikut ini latihan diri kita untuk memaafkan:
1. Sadari Perasaan sakit hati kita ketika marah, benci atau dendam terhadap seseorang.
2. Yang sebenarnya kita hadapi adalah perasaan kita, bukan orang yang telah menyakiti kita. Jadi yang kita ubah adalah mengubah perasaan sakit menjadi perasaan damai. Caranya, pikirkan hal-hal yang positif, sesuatu atau seseorang yang kita cintai. Ini akan cukup efektif untuk menghilangkan perasaan sakit.
3. Ubahlah cara pandang kita terhadap apa yang kita rasakan. Sakit hati muncul bukan karena orang lain yang menyakiti kita, melainkan karena pikiran kita “menuduh” bahwa orang itu telah menyakiti kita. Jadi, maafkanlah pikiran kita yang telah “main tuduh” itu. Memaafkan akan membantu menyembuhkan sakit hati.
4. Berjanjilah untuk terus melatih sikap pemaaf. Setiap kali pikiran kita mengenang rekaman buruk itu, traiklah napas dalam-dalam, kemudian lakukan langkah no.2.
(sumber: RDI)
-
Archives
- December 2008 (4)
- November 2008 (2)
- September 2008 (3)
- August 2008 (7)
- July 2008 (3)
- June 2008 (16)
- May 2008 (27)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS